Sora Janten

Rabu, 06 Mei 2026

Perhutani Perkuat Kemitraan, Kembangkan Agroforestry Kopi Bersama LMDH Nagarawangi

Lingkungan Tanggal: 2026-04-23T17:00:00.000Z 6 views Penulis: Alfin Syawalan
Perhutani Perkuat Kemitraan, Kembangkan Agroforestry Kopi Bersama LMDH Nagarawangi
SUMEDANG, PERHUTANI (24/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sumedang bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Nagarawangi sepakat melanjutkan kerja sama pemanfaatan kawasan hutan melalui pola agroforestry tanaman kopi dalam skema Kerja Sama Kemitraan Perhutani (KKP).

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh Perhutani KPH Sumedang dan LMDH Nagarawangi pada Senin (20/04), bertempat di Kantor Perhutani KPH Sumedang. Kegiatan ini dihadiri oleh Administratur KPH Sumedang, Avid Rollick, beserta jajaran, dan Ketua LMDH Nagarawangi, Sulaeman, bersama pengurus.

Kerja sama agroforestry tanaman kopi ini dilaksanakan pada kawasan hutan seluas ±40 hektare yang berada di petak 4i dan 5a, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Rancakalong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manglayang Timur, KPH Sumedang, Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Secara administratif, lokasi tersebut berada di Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Administratur KPH Sumedang, Avid Rollick, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya Perhutani dalam mengakomodasi kepentingan masyarakat sekitar hutan yang tergabung dalam LMDH, sekaligus mendorong pengelolaan hutan yang produktif dan lestari.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang telah disepakati, termasuk mengutamakan aspek kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Nagarawangi, Sulaeman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Perhutani serta komitmennya dalam menjalankan kerja sama sesuai ketentuan.

“Kami akan menyampaikan hak dan kewajiban kepada seluruh anggota LMDH, serta berkomitmen menjaga keamanan dan kelestarian hutan di lokasi kerja sama,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil kerja sama tersebut telah memberikan nilai tambah melalui pengolahan kopi dengan merek Kopi Buhoen, yang kini mulai dikenal hingga di luar Kabupaten Sumedang.

“Alhamdulillah, kami terus berupaya meningkatkan nilai jual kopi melalui pengolahan produk, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya. (Kom-PHT/Smd/RS)

Komentar

Belum ada komentar.

Login untuk memberikan komentar.

Artikel Terkait

Sinergi Kebencanaan, Perhutani KPH Tasikmalaya Per
Lingkungan
2026-04-08T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Sukabumi Peringati Hari Kartini Sede
Lingkungan
2026-04-23T17:00:00.000Z