GARUT, PERHUTANI (17/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bersama PT PLN melaksanakan kegiatan Right of Way (ROW) berupa pemeliharaan jalur transmisi listrik melalui pemangkasan ranting dan dahan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 25d Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles, pada Selasa (16/06).
Kegiatan pemangkasan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi gangguan jaringan yang disebabkan oleh vegetasi di sekitar jalur transmisi, seperti ranting atau dahan pohon yang berada terlalu dekat dengan kabel SUTT di kawasan hutan Tarogong.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Leles Risep, Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, dan Komunikasi Perusahaan (HKKP) Handryatna, Komandan Regu (Danru) Polhutmob Doni Rahayu beserta anggota, petugas PLN Sandri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Samarang.
Di tempat terpisah, Administratur/Kepala KPH Garut Herdy Indriawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Perhutani dan PLN dalam mendukung pemeliharaan jalur transmisi listrik di wilayah kerja Perhutani.
“Perhutani berkomitmen mendukung kolaborasi dengan PLN melalui kegiatan pemeliharaan jalur transmisi listrik ini. Semoga kegiatan perempelan pohon dapat membantu kelancaran operasional di lapangan sekaligus menjaga keamanan kawasan hutan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PLN, Sandri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Garut dan sekitarnya.
“Pemeliharaan Right of Way sangat penting untuk mencegah gangguan yang disebabkan oleh tegakan pohon di sekitar jalur SUTT. Kami berharap melalui pemeliharaan rutin ini masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Kom-PHT/Grt/Erv)